Sungai Sandung — Kondisi lingkungan yang masih diselimuti kabut asap membuat aktivitas pembelajaran di SMPIT Ihsanul Amal untuk sementara dilaksanakan dari rumah atau Belajar dari Rumah (BDR). Meski tidak dapat bertatap muka secara langsung di ruang kelas, semangat belajar para peserta didik tetap terjaga.
Melalui pembelajaran secara daring, ustadz dan ustadzah tetap hadir mendampingi peserta didik dalam mengikuti kegiatan belajar. Pembelajaran berlangsung secara online sehingga interaksi antara guru dan peserta didik tetap dapat berjalan meskipun berada di tempat yang berbeda.
Tidak hanya peserta didik yang belajar dari rumah, anak-anak boarding juga tetap mengikuti pembelajaran dengan penuh semangat. Perbedaan suasana belajar tidak menjadi alasan untuk kehilangan motivasi. Mereka tetap aktif mengikuti kegiatan dan menyelesaikan tugas yang diberikan oleh guru.
Pelaksanaan BDR juga menjadi kesempatan bagi peserta didik untuk melatih berbagai keterampilan penting, seperti belajar secara lebih mandiri, mengatur waktu, serta bertanggung jawab terhadap tugas dan kewajiban masing-masing.
Dalam kondisi seperti ini, peserta didik diharapkan tetap fokus mengikuti pembelajaran, aktif berkomunikasi dengan guru, serta menjaga kesehatan. Kegiatan belajar tetap berjalan, tetapi kesehatan dan keselamatan tetap menjadi hal yang utama.
Semangat belajar yang ditunjukkan para Sobat Ihmal menjadi bukti bahwa keterbatasan kondisi tidak harus menjadi penghalang untuk terus belajar dan berkembang. Di mana pun berada, proses belajar tetap dapat dilakukan dengan penuh semangat dan tanggung jawab.
Semoga kondisi lingkungan segera kembali pulih, kabut asap segera berlalu, dan udara kembali bersih. Semoga seluruh keluarga besar SMPIT Ihsanul Amal dapat kembali belajar bersama di sekolah dengan suasana yang nyaman, sehat, dan ceria.
Tetap semangat belajar, Sobat Ihmal! 💪🏻✨
#GIA154
#LuhurDalamBudi
#UnggulDalamPrestasi
#AyoKeSMPITIhsanulAmal